Barakallah,
Untuk kedua kakak ku terkasih yang telah mengambil tanggungjawab baru dalam hidupnya.
Membuka lembaran baru, cerita baru dengan babak kehidupan yang baru dan dengan penambahan aktor baru pula dalam skenario kehidupannya…
Kakak ku terkasih…
Andai ada suatu perkataan yang pantas ku ucapkan untuk mu maka tak ada perkataan yang lebih baik lagi dari ku selain apa yang ingin ku sampaikan sebagaimana yang disampaikan ibunda kita Sayyiddah Aisyah ra…
Aisyah ra bertanya kepada Rasulallah SAW,
“Siapakah Manusia yang paling berhak atas seorang wanita?” Maka beliau menjawab, “Suaminya.” (HR. Al-Hakim dan Al-Bazzar, hadits hasan)
Sebagai mana yang disampaikan Rasulallah SAW kepada umatnya,
Kalau saja aku diperbolehkan memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada selain Allah, niscaya aku akan perintahkan seorang istri bersujud kepada suaminya. Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sungguh searang istri itu tidak dikatakan menunaikan hak Rabb-nya hingga dia menunaikan hak suaminya. (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, Hadits hasan)
Sedemikian luasnya jalan yang dibukakan oleh Allah bagi wanita untuk meraih ridha-Nya…
Ridha suami kepadamu merupakan jalan menuju jannah-Nya…
Kepatuhanmu kepada suamimu niatkanlah untuk meraih keridhaan-Nya…
Ingatlah selalu bahwa melaksanakan hak suamimu merupakan bagian dari melaksanakan hak Rabb-Mu…
Berbahagialah karena engkau hidup dalam kubangan nikmat yang dihadirkan bersama suami yang engkau kasihi…
Berbahagialah karena engkau dapati suami yang dapat membawamu menuju surga teragung sebagai tempat kedudukan semulia-mulianya…
Ku kutip dari sebuah buku, seorang penyair atas nama para suami yang sedang bersedih memberikan nasihat kepada para istri:
Maafkan aku
Dengan begitu kau akan melanggengkan rasa kasihku
Janganlah kau angkat bicara ketika aku sedang dipuncak amarah
Jangalah banyak mengadu sehingga rasa cintaku menjadi gersang
Karena hati itu selalu terbolak-balik
Rasa cinta dan luka itu letaknya dalam hati
Jika keduanya berkumpul, cinta tidak akan tinggal dan segera pergi.
Istri yang cerdas, lemah lembut, dan ramah akan mampu mendapatkan segala yang diinginkannya dari suaminya…
Dan itu yang ku dapati dari dalam dirimu…
Berbahagialah karena engkau akan mendapatkan segala sesuatu yang engkau inginkan dari suamimu…
Pertahankanlah kepandaian, kelemahlembutan dan keramahanmu dikala diri dikuasai amarah…
Karena hanya dengan kepandaian, kelemahlembutan dan keramahanlah seluruh masalah dapat diselesaikan…
Aku ingin bisa seperti mu,agar ku dapat keberuntungan seperti mu…^_^
Peluk rindu untuk ke dua kakak ku…
… Winna Andini…Nurhasnah…
_Hakiki_
mantap suratnya...
BalasHapus