Minggu, 13 Maret 2011

Penanggulangan Masalah Sex Bebas Pada Remaja

Untuk menghindari sex bebas perlu dilakukan pengontrolan dan pengendalian nafsu syahwat. Beberapa upaya yang dapat dilakukan adalah

Memperdalam keimanan

Memperdalam keimanan adalah menyakini bahwa Allah senantiasa bersamanya, mendengar dan melihat, mengetahui apa yang tersembunyi dan yang tampak serta apa yang tersirat di dalam lubuk hati yang paling dalam. Allah SWT berfirman ” Tidakkah kamu perhatikan bahwa sesungguhnya Allah memngetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, tiada pembicaraan yang rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah yang keenamnya. Dan tiadalah (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kiurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka dimanapun mereka berada ….. ” (QS. Al-Mujaadilah (58): 7)

Dengan itikad dan perasaan ini, seseorang mukmin akan terlepas dari jeratan hawa nafsu dan dorongan nafsu yang buruk, bisikan syetan serta fitnah harta dan wanita.

Mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat

Rasulullah SAW bersabda ” Tekunilah yang bermanfaat untukmu dan mintalah pertolongan kepada Allah, jangan sampai kamu lemah’ (HR. Muslim). Seorang pemuda bila ia sendirian diwaktu-waktu kosong, akan datang kepadanya angan-angan, bisikan-bisikan dan hawa nafsu yang membawa kepada dosa juga khayalan-khayalan seksual. Seorang pemuda harus mentahui bagaimana ia menghabiskan waktunya dan mengisi waktu kosongnya. Banyak sekali hal-hal yang dapat dilakukan oleh seorang remaja untuk mengisi waktu kosongnya, bisa dengan olahraga, rekreasi, membaca buku yang berfaidah, membuat kerajinan tangan, menghadiri pengajian, mengiktui perlombaan dan lain-lain aktifitas yang bermanfaat.

Teman yang shalih

Suatu kenyataan dan pengalaman membuktikan bahwa ketika seorang remaja berteman dengan teman yang shaleh dan baik maka ia akan terpengaruh pada mereka untuk melakukan kebaikan, istiqomah dan keshalihan. Rasulullah SAW bersabda ” Jangan kamu berteman kecuali dengan orang mukmin dan jangan memakan makananmu kecuali orang yang takwa (HR. At-Turmudzi). Sebaliknya jika seorang pemuda berteman dengan teman yang jahat dan selalu berbuat maksiat, maka ia akan terpengaruh untuk melakukan kejahatan, kemaksiatan dan kemerosotan moral juga. Inilah sebabnya Rasulullah SAW menasehati lewat sabdanya : ” seseorang itu menurut agama temannya, maka hendaklah dia memperhatikan siapa yang menjadi temannya (HR. At-Turmudzi).

Menjauhi dan menghindari media massa yang buruk

Media massa merupakan salah satu faktor yang ”ikut” bertanggung jawab terhadap menjamurnya seks bebas. Banyak acara-acara ditelevisi dan pemberitaan di koran dan majalah yang mengumbar nafsu seks, gambar-gambar yang seronok, iklan-iklan yang berbau ”pornografi” yang turut memperburuk moral para remaja dan merangsang remaja untuk melakukan seks bebas. Untuk itu para remaja perlu memilah-milah berita yang akan dibaca dan acara televisi yang akan ditontonnya. Sekarang ini ada pepatah yang mengatakan ”tontonan telah menjadi tuntunan, sebaliknya banyak tuntunan hanya tinggal sebagai tontonan saja” Allah SWT berfirman: ”Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk” (QS Al-Israa’: 32)

Berpuasa

Berpuasa sunnah dapat mengendalikan hawa nafsu seksual, disamping itu juga akan menghindari timbulnya pikiran-pikiran kotor, sehingga dapat melindungi seorang remaja dari melakukan seks bebas. Rasulullah SAW bersabda ” Wahai sekalian pemuda, siapa di antara kalian yang telah mempunyai kemampuan (untuk menikah) maka menikahlah. Sesungguhnya pernikahan itu lebih dapat menjaga pandangan mata dan mengekang hawa nafsu. Bagi siapa yang belum memiliki kemampuan, maka berpuasalah. Sesungguhnya puasa adalah penawar baginya” (HR Bukhari)

Menggunakan cara-cara medis

Nabi Muhammad SAW bersabda ” Hikmah itu adalah barang yang tercecer milik orang yang beriman, dimana saja ia mendapatkannya … ia yang lebih berhak untuk itu (HR. Turmudzi dan Al Askari). Untuk mengendalikan nafsu seksual dapat diupayakan cara-cara medis sebagai berikut:

* Sering mandi air dingin di musim panas
* memperbanyak olahraga dan latihan fisik
* Menjauhi makanan yang mengandung merica dan rempah-rempah karena mempunyai sifat merangsang
* Tidak terlalu banyak mengkonsumsi semampunya minuman perangsang saraf seperti kopi
* Tidak terlalu banyak mengkonsumsi daging merah dan telur

Dampak yang Timbul Dari Sex Bebas, Khususnya Pada Remaja

Dampak dari sex bebas (free sex), khususnya pada remaja dapat dibagi menjadi :

Bahaya Fisik

Bahaya fisik yang dapat terjadi adalah terkena penyakit kelamin (Penyakit Menular Sexual/ PMS) dan HIV/AIDS serta bahaya kehamilan dini yang tak dikehendaki. PMS adalah penyakit yang dapat ditularkan dari seseorang kepada orang lain melalui hubungan seksual. Seseorang berisiko tinggi terkena PMS bila melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal. Bila tidak diobati dengan benar, penyakit ini dapat berakibat serius bagi kesehatan reproduksi, seperti terjadinya kemandulan, kebutaan pada bayi yang baru lahir bahkan kematian.

Perlu diketahui bahwa PMS tidak dapat dicegah hanya dengan memilih pasangan yang kelihatan bersih penampilannya, mencuci alat kelamin setelah berhubungan seksual, minum jamu-jamuan, minum antibiotik sebelum dan sesudah berhubungan seks.

AIDS singkatan dari Aquired Immuno Deficiency Syndrome. Penyakit ini adalah kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh. Penyebabnya adalah virus HIV. HIV sendiri adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. AIDS merupakan penyakit yang salah satu cara penularannya adalah melalui hubungan seksual. Selain itu HIV dapat menular melalui pemakaian jarum suntik bekas orang yang terinfeksi virus HIV, menerim tranfusi darah yang tercemar HIV atau dari ibu hamil yang terinfeksi virus HIV kepada bayi yang dikandungannya.

Kesiapan seorang perempuan untuk hamil dan melahirkan atau mempunyai anak ditentukan oleh kesiapan dalam tiga hal, yaitu kesiapan fisik, kesiapan mental/ emosi/psikologis dan kesiapan sosial/ekonomi. Secara umum, seorang perempuan dikatakan siap secara fisik jika telah menyelesaikan pertumbuhan tubuhnya (ketika tubuhnya berhenti tumbuh), yaitu sekitar usia 20 tahun. Kehamilan pada usia yang sangat dini dan tidak dikehendaki akan menyebabkan terjadinya resiko kehamilan dan persalinan serta resiko pada janin seperti

* panggul sempit
* kontraksi rahim yang lemah
* ketidak teraturan tekanan darah yang dapat berdampak pada keracunan kehamilan serta
* kejang-kejang yang dapat menyebabkan kematian
* Remaja atau calon ibu merasa tidak ingin dan tidak siap untuk hamil maka ia bisa saja tidak mengurus dengan baik kehamilannya
* Gangguan pertumbuhan organ-organ tubuh pada janin
* kecacatan
* Sulit mengharapkan adanya perasaan kasih sayang yang tulus dan kuat dari ibu yang tidak menghendaki kehamilan bayi yang dilahirkanya nanti. Sehingga masa depan anak mungkin saja terlantar

Mengakhiri kehamilannya atau sering disebut dengan aborsi. Di Indonesia aborsi dikategorikan sebagai tindakan ilegal atau melawan hukum. Karena tindakan aborsi adalah ilegal maka sering dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak aman. Aborsi tidak aman berkontribusi kepada kematian dan kesakitan ibu. Aborsi sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan perempuan terutama jika dilakukan secara sembarangan yaitu oleh mereka yang tidak terlatih. Perdarahan yang terus-menerus serta infeksi yang terjadi setelah tindakan aborsi merupakan sebab utama kematian perempuan yang melakukan aborsi. Di samping itu aborsi juga berdampak pada kondisi psikologis. Perasaan sedih karena kehilangan bayi, beban batin akibat timbulnya perasaan bersalah dan penyesalan yang dapat mengakibatkan depresi.

Bahaya Perilaku dan Kejiwaan

Sex bebas akan menyebabkan terjadinya penyakit kelainan seksual berupa keinginan untuk selalu melakukan hubungan sex. Sipenderita sellau menyibukkan waktunya dengan berbagai khayalan-khayalan seksual, jima, ciuman, rangkulan, pelukan, dan bayangan-bayangan bentuk tubuh wanita luar dan dalam. Sipenderita menjadi pemalas, sulit berkonsentrasi, sering lupa, bengong, ngelamun, badan jadi kurus dan kejiwaan menjadi tidak stabil. Yang ada dipikirannya hanyalah seks dan seks serta keinginan untuk melampiaskan nafsu seksualnya. Akibatnya bila tidak mendapat teman untuk sex bebas, ia akan pergi ke tempat pelacuran (prostitusi) dan menjadi pemerkosa. Lebih ironis lagi bila ia tak menemukan orang dewasa sebagai korbannya, ia tak segan-segan memerkosa anak-anak dibawah umur bahkan nenek yang sudah uzur.

Bahaya Sosial

Sex bebas juag akan menyebabkan seseorang tidak lagi berpikir untuk membentuk keluarga, mempunyai anak, apalagi memikul sebuah tanggung jawab. Mereka hanya menginginkan hidup di atas kebebasan semu. Lebih parah lagi seorang wanita yang melakukan sex bebas pada akhirnya akan terjerumus ke dalam lembah pelacuran dan prostitusi.

Anak yang terlanjur terlahir akibat sex bebas (perzinahan) tidak mendapatkan cinta kasih dari ayahnya dan kelembutan belainan ibunya. Ia tidak akan mendapat perhatian dan pendidikan yang cukup. Setelah ia tahu bahwa ia terlahir akibat perzinahan, maka kejiwaannya akan menjadi kaku dan tersisih dalam pergaulan dan sosial kemasyarakatan, bahkan tak jarang ia akan terlibat dalam masalah kriminalitas. Hal yang lebih ironis lagi adalah sering ayah dari anak yang terlahir akibat sex bebas tidak jelas lagi siapa ayahnya.

Sex bebas juga akan menyebabkan berantakannya suatu keluarga dan terputusnya tali silaturrahmi dan kekerabatan. Orang tua biasanya tidak akan perduli lagi pada anak yang telah jauh tersesat ini, sebaliknya seorang remaja yang merasa tidak dipedulikan lagi oleh orang tuanya akan semakin nekad, membangkang dan tidak patuh lagi pada orang tua. Ia juga akan terlibat konfrontasi dengan sanak saudara lainnya. Hal ini pada akhirnya dapat menimbulkan rasa frustasi dan kecewa serta dendam tak kesudahan terhadap anggota keluarga sendiri.

Bahaya Perekonomian

Sex bebas akan melemahkan perekonomian si pelaku karena menurunnya produktivitas si pelaku akibat kondisi fisik dan mental yang menurun, penghamburan harta untuk memenuhi keinginan sex bebasnya. Disamping itu sipelaku juga akan berupaya mendapatkan harta dan uang dengan menghalalkan segala cara termasuk dari jalan yang haram dan keji seperti korupsi, menipu, judi, bisnis minuman keras dan narkoba dan lain sebagainya.

Bahaya keagamaan dan akhirat

Para pemuda yang terperosok kedalam lumpur kehanyutan sex bebas dan kemerosotan akhlak akan ditimpa 4 macam hal tercela yang diisyaratkan dan disebutkan tanda-tandanya oleh Rasulullah SAW, sebagaimana yang tercantum dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani. Rasulullah SAW bersabda : ”Jauhilah zina karena ia mengakibatkan 4 macam hal; menghilangkan wibawa di wajah, menghalangi rezeki, dimurkai Allah dan menyebabkan kekelan dalam neraka” (HR. Ath-Thabrani). Seorang pezina ketika ia melakukan zina akan terlepas dari keimanan dan ke Islaman, sebagaimana hadist Rasulullah SAW: ” Tidak ada seorang pezina ketika melakukan zina sedangkan saat itu ia beriman….” (HR. Bukhari dan Muslim)

Diantara bahaya akhirat, seorang pezina jika tidak bertaubat akan dilipat gandakan siksaanya pada hari kiamat, sebagaimana firman Allah SWT: ”Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu niscaya ia mendapat (pembalasan) dosa (nya) (yakni) akan dilipatgandakan azb untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina” (QS. Al Furqaan: 68-69)

Masalah Sex Ditinjau Dari Pandangan Agama Dan Pandangan Medis

Islam menganggap sex sebagai sesuatu hal yang suci, fitrah, dan bahkan sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Dalam suatu hadist dikatakan, ” Dua rakaat shalat yang didirikan oleh orang yang kawin lebih baik daripada keterjagaan (ibadah) di malam hari dan puasa (disiang hari) orang yang tidak kawin.” Namun seks yang bagaimana? Tentu saja seks yang sesuai dengan atura-aturan syariat Islam, seks yang ”memanusiakan” manusia bukan seks ala hewan yang dapat merendahkan derajat kita sebagai manusia. Allah SWT menciptakan naluri seks pada diri manusia sebagai sarana penjaga kesinambungan eksistensi umat manusia di dunia dan juga sebagai sarana kesenangan bagi manusia. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an ”Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang terpelajar” (QS Ar Ruum: 21)

Allah SWT menciptakan hasrat seksual (syahwat) pada manusia. Syahwat sama normalnya dengan nafsu makan dan minum. Seperti hasrat-hasrat lain yang Allah ciptakan pada manusia, hasrat seksual sangatlah kuat dan dapat menguasai manusia yang lemah. Hasrat seksual, sebagaimana nafsu makan dan minum, dapat dipenuhi dengan cara yang halal maupun yang haram. Adalah haram untuk memuaskan hasrat seksual diluar ikatan perkawinan, sesama jenis, dengan hewan ataupun dengan orang mati (mayat).

Seks bukan suatu kata yang ”kotor”, seks adalah anugrah Allah SWT kepada umat manusia. Islam mmenyediakan sarana-sarana dan aturan-aturan yang halal untuk menikmati anugrah Illahi ini. Seks bukan hanya sarana reproduksi, tetapi juga sarana dalam memperoleh kesenangan dan kenikmatan. Bahkan jika seks dipraktekkan dalam kerangka yang benar sesuai dengan syariat Islam bukan hanya kesenangan dan kepuasan yang didapat melainkan juga pahala dari Allah SWT.

Perkawinan atau pernikahan adalah satu-satunya sarana yang sah, halal, bagi pemenuhan kebutuhan seksual dan reproduksi. Rasulullah SAW bersabda ” Wahai sekalian pemuda, siapa di antara kalian yang telah mempunyai kemampuan (untuk menikah) maka menikahlah. Sesungguhnya pernikahan itu lebih dapat menjaga pandangan mata dan mengekang hawa nafsu. Bagi siapa yang belum memiliki kemampuan, maka berpuasalah. Sesungguhnya puasa adalah penawar baginya” (HR Bukhari). Memenuhi kebutuhan seksual diluar ikatan perkawinan adalah dosa.

Dalam masyarakat masa kini interaksi antara laki-laki dan wanita yang bukan muhrim sulit dihindari. Kedua jenis kelamin dalam penampilan dan tingkah lakunya dapat merangsang nafsu seksual. Hal ini dapat menggiring kepada perbuatan dosa (zina). Dalam Islam bukan hanya perzinahan yang harus dihindari, segala sesuatu yang mendekati (berpotensi) menggiring kepada perzinahan juga harus dihindari.

Untuk mengatasi pandangan yang salah dan memberi penjelasan yang benar tentang seks serta untuk mengatasi seks bebas diperlukan adanya penyuluhan tentang seks yang ilmiah, benar, tepat, bertanggung jawab dan dilandasi nilai-nilai serta aturan agama. Hal yang perlu diberikan meliputi konsep tentang seks ditinjau dari aspek Islam dan medis, pengenalan organ-organ seks, kesehatan reproduksi, proses kehamilan dan melahirkan, bahaya seks bebas dan cara penanggulangannya serta aturan-aturan Islam yang mengaturnya.

Seksualitas, reaksi dan tingkah laku seksual didasari dan dikuasai oleh nilai-nilai kehidupan manusia yang lebih tinggi tidak seperti pada hewan. Hewan bersetubuh semata-mata atas dorongan naluri birahi. Sedangkan pada manusia seks dapat dipandang sebagai pencetus dari hubungan antar individu, dimana daya tarik rohani dan badan menjadi dasar kehidupan bersama antara dua insan manusia.

Seksualitas menyangkut berbagai dimensi yang sangat luas, yaitu dimensi biologis, sosial, perilaku dan kultural. Dimensi biologis (medis) berkaitan dengan organ reproduksi dan alat kelamin dan fungsinya serta upaya menjaga kesehatan organ reproduksi.

Disamping organ reproduksi juga terdapat hormon-hormon yang berperan dalam proses reproduksi. Hormon adalah zat kimia yang diproduksi oleh kelenjar endokrin yang mempunyai efek tertentu pada aktifitas organ-organ lain dalam tubuh. Hormon seks merupakan zat yang dikeluarkan oleh kelenjar seks dan kelenjar adrenal langsung ke dalam aliran darah. Mereka secara sebagian bertanggungjawab dalam menentukan jenis kelamin janin dan bagi perkembangan organ seks yang normal. Mereka juga memulai pubertas dan kemudian memainkan peran dalam pengaturan perilaku seksual. Hormon-hormon seks utama yaitu estrogen dan progesteron pada wanita serta androgen dan testosteron pada laki-laki.

Estrogen adalah hormon seks yang umumnya diproduksi oleh rahim wanita yang merangsang pertumbuhan organ seks anak perempuan, seperti halnya payudara dan rambut kelamin, dikenal sebagai karakteristik seks sekunder. Estrogen juga mengatur siklus menstruasi. Pada kebanyakan wanita, hormon indung telur tidak memainkan peran yang penting dalam gairah seks mereka. Dalam sebuah penelitian pada wanita dibawah usia 40 tahun, 90% melaporkan tidak adanya perubahan dalam nafsu seks atau fungsi setelah hormon seks diturunkan karena pengangkatan kedua rahim. Estrogen penting dalam menjaga kondisi dinding vagina dan elastisitasnya, memproduksi cairan yang melembabkan vagina dan pertumbuhan lapisan lendir rahim. Mereka juga membantu untuk menjaga tekstur dan fungsi payudara wanita.

Testosteron adalah hormon seks yang diproduksi oleh testis, sedangkan androgen dihasilkan oleh kelenjar adrenal. Testosterona dan androgen membantu memulai perkembangan testis dan penis pada janin laki-laki. Mereka memulai proses pubertas dan mempengaruhi pertumbuhan rambut pada wajah, tubuh, dan alat kelamin, mendalamkan suara, pertumbuhan otot, karakteristik seks sekunder pria. Setelah pubertas, hormon-hormon tersebut memainkan peran dalam pengaturan gairah seks. Kekurangan testosteron dalam jumlah yang besar dapat menyebabkan turunnya gairah seks, dan kelebihan testosteron dapat meningkatkan gairah seks pada pria.

Organ reproduksi yang sehat dibutuhkan untuk kesehatan reproduksi. Organ-organ reproduksi didalam tubuh bisa rusak oleh penyakit menular seksual (PMS) yang mengakibatkan kemandulan (infertilitas). Baik pria ataupun wanita bisa memiliki masalah infertilitas bila terinfeksi PMS. Wanita hamil dapat menularkan PMS kepada bayi di dalam kandungannya.
By Abied, 21/11/2010

Jumat, 11 Maret 2011

istri yang penuh pesona

Wanita yang paling utama
“Dia adalah wanita yang paling jujur ketika berbicara, jika marah ia sangat lembut, jika tertawa hanya dengan senyuman, jika membuat sesuatu sangat lihai, dia menaati suaminya, mulia di kalangan kaumnya, dan merasa hina terhadap dirinya sendiri.”
Bergembiralah, jalan surga dimudahkan untuk kalian!
Rasulullah SAW bersabda:
Wanita mana saja yang meninggal, sedangkan suaminya dalam keadaan ridha kepadanya maka dia akan masuk surge. (Hadits hasan yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi)
Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktu, puasa pada blan ramadhan, menaati suaminya, dan menjaga kehormatannya, maka dia akan masuk surga. (HR> Ibnu Hibban dalam shahihnya)
Siapakan wanita yang buruk itu?
“perkataannya berupa ancaman, suaranya keras, mengubur berbagai kebaikan, menyebarkan keburuan, tidak mempunyai sifat kasih saying dalam hatinyaterhadap suaminya, menyebarkan aiib menusia, suka berteriak-teriak, pemarah, anaknya kurus, rumahnya dijadikan tempat sampah, jika berbicara selalu menunjuk-nunjuk dengan jari-jarinya, menangis padahal zhalim, bersaksi padahal tidak menyaksikan, lisannnya telah dipenuhi dengan kepalsuan, dan air matanya telah dipenuhi dengan kemaksiatan.
Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah SAW,
“siapakah manusia yang lebih berhak atas seorang wanita?” maka beliau menjawab ,” suaminya.” (HR. Al-Hakim dan Al-Bazzar, hadits hasan)

Sabtu, 05 Maret 2011

pendamping hidup

Menginjak usia kepala 2 topik yang tak habis-habisnya dibicarakan adalah impiannya terhadap sosok pendamping hidup yang akan menemaninya. Siapa yang menjadi dambaan hati? Siapakah yang pantas mendapatkan cinta hakiki? Siapakah yang pantas kita hujani dengan cinta kasih yang kita miliki?
Mendapatkan pasangan hidup yang shalih, baik hati, setia, mampu mencintai dan dicintai dan hmm…sedikit bonus keindahan fisik yang memanjakan mata tentu menjadi dambaan setiap orang. Namun cukupkah itu menjadi kriteria yang berhak menduduki tahta kehormatan di hati kita?
Anas meriwayatkan dari Nabi saw,
"Tiga hal yang bila siapapun berada di dalamnya, maka dia dapat menemukan manisnya rasa iman. Hendaknya Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada yang lain; hendaknya ia mencintai seseorang yang ia tidak mencintainya kecuali karena Allah; dan hendaknya ia benci untuk kembali kepada kekafiran sebagaimana dia benci untuk dilemparkan ke dalam api neraka." Muttafaq 'Alaih dari Anas (al-Lu'lu'wa al-Marjan, 26)
"Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga Aku lebih dicintainya daripada orangtua dan anaknya, serta manusia seluruhnya." Muttafaq 'Alaih dari Anas (al-Lu'lu' wa al-Marjan, 27)

Siapa yang tidak ingin mencicipi manisnya iman? Berimankah kita kepada Rabb semesta alam? Hadist diatas mengisyaratka bahwa orang-orang yang mulia adalah orang-orang yang selalu mengingat Allah dan lebih mencintai Allah dari pada seisi bumi dan langit ini. Merekalah orang-orang pantas kita pilih untuk menjadi pendamping hidup untuk bersama-sama berjuang untuk mencapai keridhaan-Nya.

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?” (QS. Fushilat : 33)

Orang yang pantas menjadi pendamping hidup adalah orang yang selalu mengutamakan kehidupan akhiratnya dan senantiasa menjauhkan diri dari kecintaannya terhadap kenikmatan duniawi. Dalam Al-Quran menyebutkan betapa kerasnya Allah terhadap orang-orang yang mencintai dunia.

“Dan bahwa orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat , Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.” (QS. Al-Isra : 10)

Wahai nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu. “ jika kamu menginginkan kehidupan di dunia dan perhiasannya, maka kemarilah agar kuberikan kepada mu mut-ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik.” Dan jika kamu menginginkan Allah dan Rasul nya dan negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan pahala yang besar bagi siapa yang berbuat baik diantara kamu.(QS. Al-Ahzab : 28,29)

“Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzab : 35)

Wallohualam.

HQQ.
05032011.20.53

antara tuntutan profesi dan kewajiban

Ya Allah…jadikanlah profesi kami adalah profesi yang semakin mendekatkan kami kepada keridhaan-Mu,
Bukan profesi yang semakin melalaikan kami untuk beribadah kepada-Mu...
Jadikanlah profesi kami sebagai jembatan kami untuk menyeberangi lautan ujian-Mu….
Duhai Pemilik hati-hati kami…
Genggamlah hati kami dalam dekapan-Mu…
Jangan Engkau lepas kami walau sekejap saja,
karena sesungguhnya kami benar-benar dalam merugi…
Jadikanlah setiap tangisan bayi yang lahir kedunia sebagai peringatan kepada kami untuk selalu dekat kepada-Mu
Jadikanlah tangis haru keluarga sebagai pengingat kami atas rahmat-Mu
Jadikanlah setiap azan yang berkumandng syahdu ditelinga bayi-bayi mungil ini sebagai penggetar jiwa
Jadikanlah profesi kami sebagai pelita kami disaat kami dalam kegelapan
Jadikanlah profesi kami sebagai penuntun kami disaat kami terseok-seok menjalankan amanah ini
Jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang pandai membaca lembaran-lembaran hikmah-Mu
Ya Rabb Yang Bertahta di Arsy yang mulia,
Sungguh kami benar-benar dalam merugi…
disaat panggilan azan-Mu berkumandang kami masih berada dalam perjalanan
waktu tilawah, kami gunakan untuk memeriksa pasien yang berdatangan
diwaktu panggilan-Mu kembali berseru, kami masih belum beranjak dari tempat kami
dimalam sepertiga-Mu yang demikian baik untuk mendekat mesra kepadaMu, kami masih bermandikan darah
disaat azan subuh berkumandang kami masih tegak berdiri untuk mengobservasi….
di waktu yang baik untuk menjemput rizki, kami lunglai mencari bantal selimut untuk merebahkan tubuh payah ini
disaat kumandang zuhur berseru, kami masih asik dengan mimpi indah kami…
tak ada lagi rawatip….”tak sempat” lagi hafalan surat…
kemanakah manajemen waktu kami yang dahulu demikian cantik kami rangkai?
kemanakah lembaran mutaba’ah yang kami catat dengan seksama?
kemanakah bacaan ayat suci yang demikian tartil kami baca hingga mampu memaknainya?
kemanakah wajah-wajah yang selalu menghiasi kajian-kajian islami?
kemanakah jiwa-jiwa yang selalu bermuhasabah di pagi hari?
Jika makanan HATI adalah tadabbur dan lail
Jika makanan TELINGA adalah murottal
Jika makanan AKAL adalah hikmah
Jika makanan MEMORI adalah hafalan
Jika makanan MATA adalah Al-Quran
Tak ubahnya kami manusia-manusia yang KELAPARAN…



4 JANUARI 2011
HAKIKI ERAWATI

Jumat, 04 Maret 2011

antara menjadi diri sendiri dan kharisma

bicara kharisma saya orang yang paling pusing dan penasaran bagaimana membentuk kharisma dalam diri saya. mengutip dari obrolan menjelang tidur pada dini hari (karena sedang PKMD, mahasiswa bersama2 tidur diruang kelas. saat itu tepat pukul 00.00 saya, lala, dan ana yang belum tidur. semuanya sudah mimpi indah dengan khayalan mereka)
tidak tahu awalnya bagaimana tiba- tiba saya bertanya pada mereka berdua, bagaimana ya cara agar saya bisa berwibawa?
lala menjawab, wibawa itu hadir bila kita memiliki kharisma, tidak setiap orang memiliki kharisma.
hmm...saya hanya garuk-garuk kepala mendengarnya.
"naahh, itu dia la yang aku gak punya! menurut buku yang aku baca, Rasul adalah orang yang sangat berkharisma, kharisma itu bisa ada bila kita menjadi orang yang sulit ditebak. dulu orang-orang yang pertamakali bertemu dengan beliau pasti akan merasa takut dan segan, tapi saat sudah berbicara semua orang menyukainya, bahkan anak-anak kecil suka sekali bermain dengan beliau."
"biar berwibawa,jangan banyak cengengesan!" begitu celetuk Ana
"haaaa...itu yang susah na, aku gak bisa berhenti ngomong, terlalu ekspresif, gak tahan klo gak ketawa...huhh...susah kayaknya, padahal aku pengen banget bisa berwibawa gitu."
"hahh...lu jadi pelawak aja lah ki, cocokan jadi pelawak."
huuhh..anaa...bikin merengut aja nih...
"tapi lo cukup berwibawa kok ki, saat memimpin rapat tadi anak-anak pada dengerin lo dan patuh sama lo." ucap lala.
"tapi lala liat gak sih tadi, memimpin rapat udah kayak wasit boxing, ketawa-tawa semua."
"ya itu gaya lo, tapi kan hasilnya ada, rapat jadi gak setegang kemaren-kemaren. anak-anak jadi nyaman walau ketawa tapi mereka patuh sama lo. dan lo juga sangat sulit ditebak orangnya."
"sulit gimana? setiap orang baru ketemu pasti mereka tau klo aku tuh orangnya rame dan ceria terus.sampe tadi pedagang di pasar aja negur q,tadi aku beli hadiah untuk bayi pasienku dipasar. kata abangnya begini, haduhhh...jangan senyum terus dong, gak kuat saya ngeliatnya."
"hueeeekkkk.....salah banget tuh abang!!!" hahahaha....gak trima banget lala dan ana abangnya bilang begitu ke saya...hihi

"enggak ki, lo sangat sulit ditebak orangnya, nih contohnya, saat lo ketawa belum tentu lo bener-bener ketawa padahal hati lo lagi sedih dan orang lain gak ada yang tau itu."
hmm...yayaya...klo itu sih mungkin iyaa...tapi itu lain konteks,hanya tidak ingin menunjukkan apa-apa yang menjadi kelemahan saya karena dengan bercerita justru saya akan menjadi manja dan terlalu banyak air mata, sedangkan kalau hanya saya yang tahu tak akan meneteskan air mata atau bahkan saya lupa untuk memikirkannya. hehe...^_^v

yahh..back to kharisma...
ada kata-kata yang saya tangkap dari percakapan lala "itu gaya lo"
yahh...itulah yang saya lakukan selama ini, karena memang kharisma itu tidak dapat dipaksakan keberadaannya, menjadi diri sendiri itu jauh lebih membuat saya nyaman tanpa beban, menjadi lebih bahagia dan bebas lepas...apapun penilaian orang itu hanya menjadi refleksi diri karena manusia tak kan lepas dari kekurangan.

yahh..inilah diri saya dengan segudang "kelebihan" saya...:-)

nikmatilah perbedaan

Ditulis oleh: Anne Ahira untuk Hakiki!

Perbedaan adalah anugrah dari
Yang Maha Kuasa!

Lihatlah sekeliling kita, indahnya
warna-warni bunga, warna-warni satwa,
dan segala keragaman lain yang
menghiasi dunia.

Bayangkan kalau kita hanya mengenal
warna hitam saja! Alangkah gelapnya
dunia ini! :-)

Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni,
kita tidak akan merasakan hidup
semeriah dan seindah sekarang ini,
betul?! :-)

Begitu pun dengan kehidupan, setiap
insan selalu berhadapan dengan segala
macam perbedaan dan warna-warni
kehidupan.

Tapi sayang, tidak semua orang mampu
melihat perbedaan sebagai kekayaan.
Banyak orang merasa tersiksa karena
perbedaan alias mereka tidak mampu
menikmatinya.

Berbagai bentuk kejahatan dimulai hanya
karena perbedaan. Entah itu perbedaan
warna kulit, agama, suku bangsa,
prinsip, atau sekadar pendapat.

Sebenarnya, perbedaan bukanlah sesuatu
yang bisa dihindari. Setiap orang lahir
dengan perbedaan dan keunikannya
masing-masing. Mulai dari perbedaan
fisik, pola pikir, kesenangan, dan
lain-lain.

Tidaklah mungkin segala sesuatu hal sama.
Bahkan kesamaan pun sebenarnya tidak
selalu menguntungkan.

Coba bayangkan, seandainya semua orang
memiliki kemampuan memimpin, lantas
siapa yang mau dipimpin? Kalau semua
orang menjadi orang tua, siapa yang mau
jadi anak? Siapa juga yang akan
menerima sedekah, jika semua orang
ditakdirkan kaya?

Perbedaan ada bukan untuk dijadikan
alat perpecahan. Banyak hal positif
yang bisa kita peroleh dengan perbedaan.
Namun, tentu saja semua itu harus
bersyarat. Nah, syarat apa saja yang
harus dipenuhi?

Berikut di antaranya...

1. Cara pandang kita terhadap perbedaan.

Berpikirlah positif dengan mensyukuri
adanya perbedaan. Anggaplah perbedaan
sebagai kekayaan. Cara pandang yang
benar akan melahirkan sikap yang tepat.

Ada baiknya kita mencari persamaan
terlebih dahulu, sebelum mencari
perbedaan.

2. Kelola perbedaan sebaik mungkin.

Musyawarah untuk mencapai kesepakatan
adalah jalan yang tepat untuk mengelola
perbedaan.

Berlatihlah utk menghargai, menerima,
menjalankan dan bertanggungjawab
terhadap keputusan bersama, meski
berlawanan dengan ide awal kita.

3. Selalu posisikan segala sesuatu
pada tempatnya.

Saat bekerja sama dengan orang lain,
salurkan potensi, karakter, minat yang
berbeda-beda pada posisi 'yang tepat'.

Cara ini akan mendorong tercapainya
tujuan bersama dan mendukung
pengembangan potensi masing-masing
individu.

4. Jangan pernah meremehkan orang lain.

Apapun dan bagaimana pun kondisi atau
pendapat orang lain, perlakukan mereka
selayaknya diri kita ingin diperlakukan.

Anggaplah semua orang penting. Mereka
memiliki peran tersendiri, yg bisa jadi
tdk bisa digantikan oleh orang lain.

5. Jangan menonjolkan diri atau sombong.

Merasa diri paling penting dan lebih
baik daripada orang lain *tidak akan*
menambah nilai lebih bagi kita. Toh
kita tidak bisa hidup tanpa orang lain.

Jadilah beton dalam bangunan. Meski
tidak nampak, namun sesungguhnya ialah
yang menjadi penyangga kokohnya sebuah
bangunan. :-)

6. Cari sumber informasi yang terjamin
kebenarannya.

Perbedaan bisa muncul karena informasi
yang salah. Oleh sebab itu, pastikan
sumber informasi kita bisa terjamin dan
dapat dipercaya kebenarannya. Lebih
bagus lagi jika disertai bukti yang
mendukung.

7. Koreksi diri sendiri sebelum
menyalahkan orang lain.

Menyalahkan orang lain terus menerus
tidak akan banyak membantu kita. Bisa
jadi kesalahan sebenarnya terletak pada
diri kita. Karenanya, koreksi diri
sendiri terlebih dahulu merupakan
langkah yang paling bijaksana.

So, berhentilah menyesalkan perbedaan.
Karena jika tidak, Hakiki akan
kehilangan sumber kebahagiaan! :-)

Sukses selalu untuk Hakiki!

pasien kompreku...

sebagai tugas akhir kami diwajibkan memberikan pemeriksaan secara komprehensif terhadap ibu hamil dari usia Tri Mester 3 hingga 40 hari nifas...
awal inform consent dengan ibu hamil pertamaku...dengan sopan ku haturkan niatku untuk menjadi pendamping ibu dari kehamilannya sekarang hingga nifas nanti...
hmm...namanya juga masih mahasiswa,masih diragukan kemampuannya...salah-salah kata bisa ditolak oleh ibunya. alhamdulillah, pasienku ini bersedia dan bahkan dengan senang hati..:-)
tapi usut punya usut, deadline pasien kompre dimajukan, maka harus cari lagi pasien yang bisa lahir bulan februari-maret...hmm...mikir lagi deh...-_-""""
yupZ!dengan tetap menjaga semangat saya datangi pasien saya yang kedua.
respon awal masih malu-malu dan canggung tapi beliau bersedia saya dampingi...alhamdulillah.
seiring waktu berjalan dengan saya sering berkunjung dan memberikan perhatian tulus SELURUH keluarganya menjadi dekat dengan saya, bahkan tetangga-tetangganya seluruhnya menyalami saya saat saya berkunjung kerumah pasien saya...senang, terharu, karena keberadaan saya diterima dengan tangan terbuka dan penuh kehangatan di keluarga ini...
bila dulu masih malu-malu dan meragukan saat saya periksa,kali ini beliau sendiri yang menarik tangan saya ke kamarnya untuk diperiksa.:-) yeeee...suksess!!hihi..
tibalah saat persalinan, denga sangat manja belaiau mengaduh, menangis, dan merengek layaknya anak kecil kepada saya...hmm...hanya bisa mencoba menenangkan, memberikan dorongan semangat dan meyakinkan kalau ibu bisa melewati persalinan ini...
melalui proses yang cukup panjang, lahirlah bayi ini ke dunia, dengan penuh rasa syukur kami panjatkan bersama-sama atas seluruh berkah yag Allah berikan. ku kecup kening ibu saat memberikan selamat atas kehebatannya...hingga saat ini masih harus saya pantau kondisi ibu dan bayinya. alangkah indahnya cinta bila Allah telah menumbuhkan dihati kita, saat tiba waktu periksa dibawakannya makanan yang banyak untuk kami bidan-bidan yang menolongnya..:-) bukan karena makanannya yang membuat saya bahagia, tapi penghargaannya terhadap saya sebagai mahasiswa yang telah dapat dipercaya untuk menolongnya...
terimakasih ya Rabb...sungguh besar karunia-Mu, memudahkan jalanku hingga aku selesai terlebih dahulu tugas kompre ini di saat teman-temanku masih sulit mencari pasien...
terimakasih ibu, bapak dan seluruh keluarga dan warga Lebak Bulus yang telah menyambut dengan hangat kehadiranku...
salam sukses untuk seluruh temanku!!!

Kamis, 03 Maret 2011

cvf???,,..

blajaarrr sama ayuuu...

semangat PKMD!!!

ada tawa, canda, sedih, susah dan yang pasti ngantukk jadinya...

hingga pukul 1 dini hari, masih terdengar pekikan tawa dari ruang Aula kebidanan...
mungkin penunggu2 malampun merasa terganggu dengan aktivitas kita yang menyita waktu peredaran mereka...

yahh!!!itulah semangat juang kita!walau lelah tetap mampu menebarkan cada tawa...
sukses teman-teman!!!
insyaallah perjuangan kita tak akan sia-sia!!!

perdarahan kala IV

2.1 Definisi

Haemoragic post partum atau perdarahan kala IV adalah hilangnya darah lebih dari 500 ml dalam 24 jam pertama setelah lahirnya bayi (Marylin E Dongoes, 2001).
Pada pelepasan plasenta selalu terjadi perdarahan karena sinus – sinus maternalis di tempat insersinya pada dinding uterus terbuka. Biasanya perdarahan itu tidak banyak, sebab kontraksi dan retraksi otot – otot uterus menekan pembuluh – pembuluh darah yang terbuka, sehingga lumennya tertutup, kemudian pembuluh darah tersumbat oleh bekuan darah. ( Sarwono, 2007 ).
Perdarahan postpartum didefinisikan sebagai hilangnya darah lebih dari 500 ml dari organ – organ reproduksi setelah selesainya kala tiga persalinan ( ekspulsi atau ekstraksi plasenta dan ketuban. Normalnya, perdarahan dari tempat plasenta terutama dikontrol oleh kontraksi dan retraksi anyaman serat – serat otot serta agregasi trombosit dan thrombus fibrin di dalam pembuluh darah desidua. Perdarahan postpartum dini adalah perdarahan yang berlebihan selama 24 jam pertama setelah kala tiga persalinan. Perdarahan postpartum lanjut adalah perdarahan yang berlebihan selama masa nifas, termasuk periode 24 jam pertama setelah kala tiga persalinan selesai ( Asuhan Kebidanan IV Patologi Kebidanan, 2010 ).





2.2 Etiologi

Penyebab utama perdarahan post partum primer :
1. Atonia Uteri ( 50-60 % )
2. Sisa Plasenta ( 23-24 % )
3. Retensio Plasenta ( 16-17 % )
4. Laserasi Jalan Lahir ( 4-5 % ) ( Ai Yeyeh, 2010 ).

Kadang – kadang perdarahan disebabkan kelainan proses pembekuan darah akibat dari hipofibrinogenemia( solusio plasenta, retensi janin mati dalam uterus, emboli air ketuban). Apabila sebagian plasenta lepas sebagian lagi belum, terjadi perdarahan karena uterus tidak dapat berkontraksi dan beretraksi dengan baik pada batas antara dua bagian tersebut.selanjutnya jika sebagian besar plasenta telah lahir, tetapi sebagian lain masih melekat dalam dinding uterus, akan terjadi perdarahan pada masa nifas. ( Sarwono, 2007 ).

Tabel Penilaian Klinik untuk Menentukan Penyebab Perdarahan Post Partum

Gejala dan Tanda Penyulit Diagnosis Kerja
Uterus tidak berkontraksi dan lembek.
Perdarahan segera setelah anak lahir Syok
Bekuan darah pada serviks atau posisi telentang akan menghambat aliran darah keluar Atonia uteri
Darah segar mengalir segera setelah bayi lahir
Uterus berkontraksi dan keras
Plasenta lengkap
Pucat
Lemah
Menggigil
Robekan jalan lahir
Plasenta belum lahir setelah 30 menit
Perdarahan segera
Uterus berkontraksi dan keras Tali pusat putus akibat traksi berlebihan
Inversio uteri akibat tarikan
Perdarahan lanjutan Retensio plasenta
Plasenta atau sebagian selaput tidak lengkap
Perdarahan segera Uterus berkontraksi tetapi tinggi fundus tidak berkurang Retensi sisa plasenta
Uterus tidak teraba
Lumen vagina terisi massa
Tampak tali pusat (bila plasenta belum lahir) Neurogenik syok
Pucat dan limbung Inversio uteri
Sub-involusi uterus
Nyeri tekan perut bawah dan pada uterus
Perdarahan sekunder Anemia
Demam Endometritis atau sisa fragmen plasenta (terinfeksi atau tidak)

( Sumber : Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, 2006 )

2.3 Faktor-Faktor Predisposisi

Beberapa faktor predisposisi perdarahan kala IV antara lain :
1. Anastesi umum
2. Persalinan Lama
3. Persalinan cepat
4. Kelainan uterus –leiomiomata, kelainan kogenital
5. Uterus yang terlalu teregang karena kehamilan ganda, hidramnion,atau bayi yang sangat besar
6. Plasenta previa
7. Solusio plasenta
8. Multi paritas
9. Pre-eklampsia atau eklampsia

2.4 Prognosis

Prognosis dari perdarahan kala 4 tergantung dari penyebab dan kesigapan dari tenaga kesehatan dalam menangani kasus perdarahan tersebut. semakin banyak darah yang keluar prognosisnya akan semakin buruk. Komplikasi kehilangan darah yang banyak adalah syok hipovolemik disertai dengan perfusi jaringan yang tidak adekuat. Namun apabila tenaga kesehatan cepat, terampil dan cerdas dalam mengambil keputusan esiko yang tidak diharapkan akan terminimalisir.

Penilaian Klinik
Tabel Penilaian Klinik untuk Menentukan Derajat Syok

Volume Kehilangan Darah Tekanan Darah (sistolik) Gejala dan Tanda Derajat Syok
500-1.000 mL
(10-15%) Normal Palpitasi, takikardia, pusing Terkompensasi
1000-1500 mL (15-25%) Penurunan ringan (80-100 mm Hg) Lemah, takikardia, berkeringat Ringan
1500-2000 mL (25-35%) Penurunan sedang (70-80 mm Hg) Gelisah, pucat, oliguria Sedang
2000-3000 mL (35-50%) Penurunan tajam (50-70 mm Hg) Pingsan, hipoksia, anuria Berat

2.5 Penatalaksanaan


Prinsip – prinsip umum : segera diberikan cairan intravena ( biasanya 20-40 unit oksitosin dalam 1000ml larutan garam fisiologi atau ringer laktat). Dua unit darah dicocok silang pada kasus dimana transfusi diperlukan . keluaran urine tiap jam membantu pemantauan fungsi ginjal.
Atonia uteri : infuse oksitosin intravena dapat ditambahkan dengan ergonovin maleat atau metilergonovin maleat ( 0.2 mg ) yang diberikan secara intravena atau intramuskuler.fundus uteri di masase melalui dinding abdomen. Eksploraasi uterus secara manual dianjurkan untuk memastikan bahwa uterus utuh dan untuk mengangkat setiap fragmen plasenta .
Bila atonia persisten dianjurkan kompresi uterus secara bimanual. Uterus diangkat ke atas ke luar dari pelvis dan dikompresi diantara satu tangan pada abdomen dan tangan lain mengepal seperti sebuah tinju dalam vagina. Elevasi dan kompresi bimanual dipertahankan selama 2- 5 menit.
Prostaglandin intramuskuler mungkin menguntungkan bagi pasien yang tidak responsive terhadap terapi konvensional.
Laparotomi harus dipertimbangkan bila atonia uteri persisten dan pedarahan tak dapat dihentikan. Rupture uteri yang tidak terdiagnosa dapat merupakan suatu kemungkinan, karean dinding lateral segmen uterus bagian bawah mungkin sukar dipalpasi pada pemeriksaan vagina.
Perbaikan uterus, histerektomi, atau ligasi arteri hipogastrika atau uterine dapat dipilih, tergantung pada umur pasien, paritas, dan keadaan umum, maupun luasnya trauma.
Tampon uterus dapat dicoba sebagai ukuran temporer sementara persiapan untuk laparotomi dilakukan. Bila perdarahan berasal dari tempat plasenta di dalam segmen bawah uterus dimana kontraksi otot tidak adekuat untuk mencapai hemostasis normal, tampon mungkin mempunyai nilai khusus. Tampon uterus di tempatkan di dalam segmen bawah uterus, dengan tampon vagina mengkompresi segmen bawah antara uterus dan tampon vagina ( bahan yang disukai untuk tampon adalah kasa polos dengan lebar 4 inci dan tebal 6 lapis ) .
Bila perdarahan dapat dikontrol dengan tampon, intervensi bedah dapat ditunda. Namun, pasien harus diawasi secara hati – hati dan fasilitas untuk laparatomi darurat harus segera tersedia, karena tampon tidak dapat berbuat banyak selain menutupi perdarahan aktif yang terus menerus terkumpul di belakang tampon.( bila tampon berhasil, tampon dibiarkan di tempat selama 12-24 jam )
Laserasi traktus genitalia : laserasi yang berdarah diperbaiki dengan benang kromik 00 atau 000. Visualisasi yang adekuat penting, dan seorang asisten sering diperlukan untuk meretraksi dinding vagina dengan retractor sudut kanan.
Laserasi serviks : diperbaiki dengan merenggut mulut serviks yang berdekatan dengan laserasi dengan menggunakan forsep cincin. Jahitan berurutan dengan kromik 00 atau 000 dilakukan melalui bagian yang paling mudah dari robekan serviks. Traksi pada jahitan tersebut dapat membantu dalam menarik apeks laserasi ke bawah. Pembuluh – pembuluh yang mengeluarkan darah harus diligasi untuk mencegah hematoma retroperitroneum. Jahitan yang paling penting adalah pada apeks laserasi, dimana diperlukan perhatian yang cermat untuk memastikan bahwa pembuluh- pembuluh yang mengalami retraksi tidak terus berdarah. Jahitan terputus atau kontinu dapat dipakai, tergantung pada waktu perdarahan, tempat perdarahan yang terlihat dan keinginan operator.
Hemostasis sementara dapat dicapai dengan memasang forsep cincin di tepi laserasi. Apabila robekan meluas kedalam segmen bawah uterus atau ligamentum latum, tampon atau forsep cincin untuk sementara dapat bermanfaat sementara dilakukan persiapan untuk pembedahan abdomen.
Laserasi vagina jahitan pertama harus ditempatkan diatas apeks laserasi jahitan yang paling hemostatik adalah yang berjalan searah jarum jam.
Varicose vagina atau vulva dapat menyebabkan perdarahan hebat yang sering sukar dikontrol dengan penjahitan. Pada keadaan ini, tampon vagina yang ketat memberikan hemostasis yang penting.
Plasenta atau selaput yang tertahan di dalam uterus : pengangkatan manual yang diikuti dengan oksitosin dan ergonovin intravena biasanya sudah cukup untuk terapi.

menjaga semangat

Menjaga Semangat Dakwah
Posted on 19 Februari 2010 by andhief| Tinggalkan komentar

bersama Ustadz Sigit Pranowo, Lc. al-Hafidz
Da’wah atau menyeru kepada Allah swt merupakan sebuah kewajiban berdasarkan firman Allah swt :
ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
Artinya : “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An Nahl : 125)
قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ
Artinya : “Katakanlah: “Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata,” (QS. Yusuf : 108)
Artinya : “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al Imran : 104)
Seorang da’i didalam melaksanakan kewajiban ini dituntut memiliki pengetahuan tentang keagamaan yang baik agar da’wahnya tidak jatuh kedalam kesalahan. Sebagaimana diketahui bahwa amal mengikuti ilmu dan ketika suatu amal tidak dibangun diatas landasan ilmu maka kerusakan yang ditimbulkannya akan lebih besar dari manfaat yang dihasilkannya.
Untuk itu seorang da’i diharuskan memahami pokok-pokok aqidah dan keislamannya lalu tsaqofah fikriyah sebagai bekal didalam da’wahnya.
Syeikh Mustafa Masyhur menyebutkan bahwa ada tiga tsaqofah fikriyah yang harus dimiliki seorang da’i :
1. Memahami islam secara betul dan menyeluruh yang memungkinkan dia dapat melaksanakan islam dengan pelaksanakan yang benar terhadap dirinya, dan dengan itu pula dia dapat menyampaikan islam dengan baik kepada orang lain. Dia mampu melaksanakan islam dan menyampaikan secara total, murni dan orisinil.
2. Para da’i mesti mengetahui kondisi dan situasi dunia islam dahulu dan sekarang, mengenal musuh-musuh islam dan mengetahui cara dan tindak-tanduknya. Dia juga harus mengetahui peristiwa-peristiwa aktual yang mempengaruhi kondisi kaum muslimin dari dekat atau jauh.
Mengetahui siapakah golongan yang bekerja di bidang da’wah islam, kecenderungan dan cara-cara mereka, bagamana bentuk kerja sama yang perlu dibuat bersama-sama dengan mereka, dan persoalan-persoalan lain yang patut diketahui oleh orang-orang yang aktif dalam gerakan islam.
3. Para da’i harus menyampaikan untuk memantapkan spesialisasi ilmu yang berkaitan dengan urusan hidup manusia seperti : ilmu kedokteran, teknik, pertanian, ekonomi, perusahaan dan lain-lainnya. Oleh akrena itu bagi seorang kader aqdah ia harus berusaha memperbaiki dan meningkatkan spesialisasi ilmu yang dimilikinya secara professional agar dia mendapat tempat dalam masyarakat dan dapat mengisi tempat-tempat kosong pada saat kita membangun dan menegakkan daulah islamiyah.
Patut di sini disebutkan bahwa sebagian besar ilmu pengetahuan modern sekarang ini telah dipelopori oleh para cendekiawan muslim zaman dahulu. Karena agama islam mendorong umatnya untuk mencari ilmu dan belajar serta dapat menghubungkan ilmunya dengan al Kholik.
Tentunya mustahil bagi seseorang mencapai tingkat kesempurnaan didalam keilmuannya dikarenakan luasnya ilmu Allah swt. Dengan begitu hendaklah setiap dai menyampaikan apa-apa yang telah diketahuinya secara baik kepada orang-orang yang belum mengetahuinya, dan inilah hakekat dari da’wah.
Dan dilarang bagi setiap da’i untuk menyampaikan sesuatu yang belum diketahui ilmunya secara baik khawatir terjatuh didalam kasalahan berdasarkan keumuman hadits Rasulullah saw,”Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat.” (HR. Bukhori) Satu ayat yang betul-betul diketahinya secara baik adalah amanah yang ada di pundaknya untuk disampaikan kepada orang-orang yang belum mengetahui satu ayat tersebut.
Turun naik atau berkurangnya semangat didalam sebuah amal islami adalah sesautu yang biasa sebagaimana keimanan yang memiliki masa-masa naik dan masa-masa turun. Akan tetapi yang tidak diperbolehkan adalah ketika hilang sama-sekali semangat untuk beramal islami, sabda Rasulullah saw,”Setiap amal mempunyai masa semangat (syirroh) dan setiap masa semangat terdapat pula masa turun semangat (fatroh).
Barangsiapa yang masa lemah semangatnya masih berada pada sunnahku maka ia telah mendapat petunjuk. Dan barangsiapa yang masa lemah semangatnya berada pada selainnya maka ia celaka” (HR. Ahmad)
Diantara hal-hal yang bisa digunakan didalam menjaga semangat berdakwah adalah :
1. Mengetahui secara baik akan keutamaan da’wah diantara aktivitas-aktivitas lainnya di sisi Allah swt, sebagaimana firman Allah swt :
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّمَّن دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Artinya : “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushilat : 33)
Sabda Rasulullah saw,”Seandainya Allah memberikan hidayah kepada seseorang melalui dirimu maka hal itu lebih baik bagimu daripada onta merah.” (HR. Bukhori dan Muslim)
2. Menyadari bahwa Allah hanya memerintahkan kepada kita untuk menyampaikan kepada manusia dan tidak membebankan kita agar mereka semua menerima da’wah kita karena urusan hati manusia beada didalam genggaman Allah swt, sebagaimana sabda,”Sesungguhnya hati manusia berada diantara dua jemari dari jari jemari Yang Maha Pengasih dan Dia lah yang membolak-balikkannya.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)
Artinya : “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (QS. Al Qoshosh : 56)
Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan setiap amal da’awiy seseorang meskipun hanya sedikit dari manusia yang menerima dan menyambut da’wahnya.
3. Hendaklah didalam menegakkan kewajiban berda’wah ini tidak sendirian akan tetapi berada didalam suatu barisan atau jama’ah, bersama orang-orang yang berjuang menegakkan agama Allah di muka bumi ini sepanjang pagi dan petang, yang kehidupan mereka betul-betul diberikan untuk kejayaan islam dan kaum muslimin, orientasi perjuangannnya adalah kebahagian akherat bukan kenikmatan dunia yang sering kali menipu manusia. Sabda Rasulullah saw,”Tangan Allah bersama jama’ah.” (HR. at Tirmidzi)
Dengan merekalah kita bisa berbagi perasaan suka dan duka didalam lapangan da’wah yang menjadi bunga-bunganya yang kelak akan kita cium harumnya di surga Allah swt.
Wallahu A’lam
sumber:www.eramuslim.com

formis

bismillahirohmanirrohiim...

aku memang bukan yang terbaik,tapi akan menjadi yang terbaik...



kuntum mekar di pagi hari,itulah aku..
...