Menginjak usia kepala 2 topik yang tak habis-habisnya dibicarakan adalah impiannya terhadap sosok pendamping hidup yang akan menemaninya. Siapa yang menjadi dambaan hati? Siapakah yang pantas mendapatkan cinta hakiki? Siapakah yang pantas kita hujani dengan cinta kasih yang kita miliki?
Mendapatkan pasangan hidup yang shalih, baik hati, setia, mampu mencintai dan dicintai dan hmm…sedikit bonus keindahan fisik yang memanjakan mata tentu menjadi dambaan setiap orang. Namun cukupkah itu menjadi kriteria yang berhak menduduki tahta kehormatan di hati kita?
Anas meriwayatkan dari Nabi saw,
"Tiga hal yang bila siapapun berada di dalamnya, maka dia dapat menemukan manisnya rasa iman. Hendaknya Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada yang lain; hendaknya ia mencintai seseorang yang ia tidak mencintainya kecuali karena Allah; dan hendaknya ia benci untuk kembali kepada kekafiran sebagaimana dia benci untuk dilemparkan ke dalam api neraka." Muttafaq 'Alaih dari Anas (al-Lu'lu'wa al-Marjan, 26)
"Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga Aku lebih dicintainya daripada orangtua dan anaknya, serta manusia seluruhnya." Muttafaq 'Alaih dari Anas (al-Lu'lu' wa al-Marjan, 27)
Siapa yang tidak ingin mencicipi manisnya iman? Berimankah kita kepada Rabb semesta alam? Hadist diatas mengisyaratka bahwa orang-orang yang mulia adalah orang-orang yang selalu mengingat Allah dan lebih mencintai Allah dari pada seisi bumi dan langit ini. Merekalah orang-orang pantas kita pilih untuk menjadi pendamping hidup untuk bersama-sama berjuang untuk mencapai keridhaan-Nya.
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?” (QS. Fushilat : 33)
Orang yang pantas menjadi pendamping hidup adalah orang yang selalu mengutamakan kehidupan akhiratnya dan senantiasa menjauhkan diri dari kecintaannya terhadap kenikmatan duniawi. Dalam Al-Quran menyebutkan betapa kerasnya Allah terhadap orang-orang yang mencintai dunia.
“Dan bahwa orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat , Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.” (QS. Al-Isra : 10)
Wahai nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu. “ jika kamu menginginkan kehidupan di dunia dan perhiasannya, maka kemarilah agar kuberikan kepada mu mut-ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik.” Dan jika kamu menginginkan Allah dan Rasul nya dan negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan pahala yang besar bagi siapa yang berbuat baik diantara kamu.(QS. Al-Ahzab : 28,29)
“Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzab : 35)
Wallohualam.
HQQ.
05032011.20.53
Tidak ada komentar:
Posting Komentar